Biarkan Cintaku kuserahkan kepada Tuhanku
Tak pandai diri ini berlaku untuk sebuah rasa yang maha indah itu
Aku takut keliru mdmaknainya hingga lalai dari cintaNya
Biarkan bait-bait hari jua yang akan menjawabnya
Entah kapan, pada hari yang tak pernah kuduga
Karena janji Allah itu Maha benar..
Maka, aku tak hendak menuntut pada sebuah catatan pasti
Karena cinta memang terlalu indah untuk dipuja
Karena aku terlalu lemah untuk menata rasa yang kadang membuat diri ini lena dalam laku aneh yang tak terjaga...
Ya, biarkan waktu jua yang akan menjawabnya
Entah kapan, entah siapa, entah bagaimana, aku tak mau mendahuluiNya
Biarkan cinta itu mengalir seperti sungai kehidupan, yang akhirnya bermuara kepada Dia
Semua menjadi bait-bait cinta yang tersimpan untuk sebuah bangunan yang Maha indah
Ya, semua akan terjawab suatu hari nanti dalam jumpa yang indah..
Allah ajari aku cinta, cinta terindah dari bait-bait cinta yang senantiasa Kau senandungkan untukku.....
Amalia Irwanda Salim
Selasa, 21 Agustus 2012
Sabtu, 26 Mei 2012
Ternyata tidak mudah kawan...
ini adalah permulaan bagi hari yang baru, Allah telah mengkaruniakan hari ini untuk digunakan sebagaimana yang aku mau. Boleh aku sia-siakan atau tumbuh dibawah sinarNya, dan memberikan pelayanan terbaik untuk orang lain.
Tetapi apa saat ini apa yang telah aku lakukan? pada hari ini adalah sangat penting. Karena aku telah menukarkan sehari hidupku denganNya. bila esok menjelang maka hari ini akan pergi untuk selamanya.
aku berharap aku tidak akan menyesal dengan harga yang telah kubayar untukNya.
karena aku tahu bahwa semua yang ada dalam hidupku ini adalah wujud dari begitu besarnya rasa cintaNya padaku.. maka aku tak akan mensia-siakan semua ini...
Duhai Sang pemilik kehidupanku...
Duhai Sang Penjaga diri ini....
ijinkanlah aku untuk selalu berada dijlan ini, dan jangan biarkan satu langkah saja kaki ini untuk kembali kemasa lalu...
Tetapi apa saat ini apa yang telah aku lakukan? pada hari ini adalah sangat penting. Karena aku telah menukarkan sehari hidupku denganNya. bila esok menjelang maka hari ini akan pergi untuk selamanya.
aku berharap aku tidak akan menyesal dengan harga yang telah kubayar untukNya.
karena aku tahu bahwa semua yang ada dalam hidupku ini adalah wujud dari begitu besarnya rasa cintaNya padaku.. maka aku tak akan mensia-siakan semua ini...
Duhai Sang pemilik kehidupanku...
Duhai Sang Penjaga diri ini....
ijinkanlah aku untuk selalu berada dijlan ini, dan jangan biarkan satu langkah saja kaki ini untuk kembali kemasa lalu...
Sabtu, 10 Maret 2012
Lingkungan mewarnaiku...
Lingkungan memang membuat orang-orang termasuk hamilud dakwah akan
mempunyai karakter yang berbeda-beda dalam menyikapi kehidupannya,
Lingkungan tempat saya berada sekarang telah membentuk saya dengan kepribadian yang ada, jika saya berada di lingkungan lain misal seperti kota asal saya, tentu akan berbeda pula karakter yang akan terbentuk,
Tapi satu hal, bahwa menurut saya lingkungan seharusnya menjadi faktor yang sangat sedikit mempengaruhi pembentukan kepribadian pengemban dakwah,
Karena kepribadian pengemban dakwah bukan dibentuk dari lingkungan, tapi dari sejauh mana kesadarannya untuk taat kepada hukum-hukum Allah,
Jadi berhenti menyalahkan lingkungan tapi salahkan lah diri sendiri yang kadang terbawa lingkungan,
Jika lingkungan yang kita rasa tidak cukup dan tidak sesuai dengan keinginan kita yang standardisasinya adalah hukum Allah maka buatlah lingkungan itu seperti standar yang kita yakini, jangan malah ikutan!
by Ardiannur Ar-Royya
Lingkungan tempat saya berada sekarang telah membentuk saya dengan kepribadian yang ada, jika saya berada di lingkungan lain misal seperti kota asal saya, tentu akan berbeda pula karakter yang akan terbentuk,
Tapi satu hal, bahwa menurut saya lingkungan seharusnya menjadi faktor yang sangat sedikit mempengaruhi pembentukan kepribadian pengemban dakwah,
Karena kepribadian pengemban dakwah bukan dibentuk dari lingkungan, tapi dari sejauh mana kesadarannya untuk taat kepada hukum-hukum Allah,
Jadi berhenti menyalahkan lingkungan tapi salahkan lah diri sendiri yang kadang terbawa lingkungan,
Jika lingkungan yang kita rasa tidak cukup dan tidak sesuai dengan keinginan kita yang standardisasinya adalah hukum Allah maka buatlah lingkungan itu seperti standar yang kita yakini, jangan malah ikutan!
by Ardiannur Ar-Royya
Langganan:
Postingan (Atom)